Entri yang Diunggulkan

Modal Usaha yang Dibutuhkan, Model Bisnis Panel Surya, Strategi Pemasaran yang Efektif, Tips Sukses Memulai Usaha Panel Surya

Modal Usaha yang Dibutuhkan Modal usaha yang dibutuhkan untuk memulai bisnis panel surya relatif fleksibel dan bisa disesuaikan dengan skala usaha , sehingga cocok bagi pemula maupun pengusaha kecil. Besaran modal tergantung pada jenis usaha yang dipilih, apakah fokus pada penjualan unit, jasa instalasi, atau paket lengkap untuk rumah tangga dan bisnis. 1. Modal Awal untuk Penjualan Unit Panel Surya Jika fokus pada penjualan, modal digunakan untuk membeli stok panel surya dan perangkat pendukung seperti inverter, baterai, dan kabel. Pengusaha bisa memulai dengan stok terbatas sesuai kapasitas modal, lalu mengembangkan usaha secara bertahap berdasarkan permintaan pasar. 2. Modal Awal untuk Jasa Instalasi dan Maintenance Usaha jasa instalasi memerlukan modal untuk peralatan pemasangan, transportasi, dan pelatihan teknisi. Keahlian teknis menjadi modal utama, sementara biaya pembelian panel bisa dikoordinasikan melalui sistem dropship atau kemitraan dengan supplier. 3. Modal untuk Paket U...

Pengertian Biaya Kesempatan (Opportunity Cost), Batas Kemungkinan Produksi

Biaya Peluang (Opportunity Cost)


1. Pengertian Biaya Kesempatan (Opportunity Cost)


Ketersediaan alat pemuas kebutuhan akan menimbulkan konsekuensi diperlukannya pilihan dalam memenuhi kebutuhan. Adanya pilihan terhadap suatu barang atau jasa tentu akan mengorbankan barang yang lain. Bagian inilah yang disebut dengan biaya kesempatan.

Biaya kesempatan (opportunity cost) merupakan biaya yang timbul akibat dari mengorbankan kesempatan menggunakan barang dan jasa untuk tujuan yang lain. Biaya kesempatan atau biaya peluang dapat diartikan juga sebagai kesempatan yang hilang karena seseorang telah memilih altematif lain.

Berikut merupakan contoh cara menghitung biaya peluang. Setelah lulus SMA Azzam memutuskan untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi negeri, tetapi Azzam memutuskan untuk bekerja sehingga ia akan mendapat gaji per bulan sebesar Rp 1.500.000,00. Jika ia kuliah, diperlukan biaya untuk SPP, buku-buku, tugas, uang kos, pakaian, dan biaya lainnya yang semuanya berjumlah Rp. 2.000.000,00 per bulan. Jadi, opportunity cost Azzam untuk melanjutkan kuliah adalah sebesar Rp. l8.000,000,00 (gaji bekerja) selama satu tahun. Jika tidak bekerja dan melanjutkan kuliah, biaya yang dikeluarkan selama satu tahun sebesar Rp. 24.000.000,00 (biaya kuliah).

2. Batas Kemungkinan Produksi

Menurut para ahli ekonomi salah satu konsep yang dapat menjelaskan biaya kesempatan, yaitu dengan menggunakan konsep Batas Kemungkinan Produksi (Production Possibility Frontier ZPPF). Batas kemungkinan produksi menunjukkan jumlah maksimal altematif kombinasi barang dan jasa yang dapat diproduksi oleh sebuah masyarakat pada suatu waktu ketika sumber-smnber daya ekonomi dan teknologi diperdayagunakan sepenuhnya.

Kurva batas kemungkinan produksi tidak hanya menggambarkan kapabilitas produksi yang terbatas dan masalah kelangkaan. Namun, kurva batas kemungkinan produksi juga mencerminkan konsep biaya kesempatan (opportunity cost). Sebagai ilustrasi pengalokasian tersebut dicontohkan oleh suatu perekonomian yang menggunakan seluruh sumber daya untuk memproduksi makanan dan memproduksi pakaian. Asumsi atau pemisalan yang digunakan, yaitu:

a.    sumber daya menghasilkan dua macam produk;
b.    menggunakan teknologi yang berlaku;
c.    seluruh sumber daya digunakan secara penuh.

Berbagai kemungkinan produksi tersebut dapat dilihat pada Tabel berikut.

Tabel Altematif Kemungkinan Produksi
KemungkinanPakaian (ratusan unit)Makanan (ribuan unit)
A1500
B14010
C12020
D9030
E5040
F050

Ketika sebuah perekonomian terletak pada batas kemungkinan produksi, seperti pada titik A, produksi pakaian dapat ditingkatkan hanya dengan menurunkan output makanan. Seandainya Anda mengambil pilihan A, semua sumber daya anda pergunakan untuk menghasilkan pakaian (15.000 unit), sedangkan makanan sama sekali tidak diproduksi. Sebaliknya, jika, anda mengambil pilihan F, semua sumber daya dipergunakan seluruhnya untuk memproduksi makanan (50.000 unit), sedangkan pakaian tidak diproduksi. Pilihan A dan F disebut pilihan ekstrem, yang berarti pilihan yang sangat kecil kemungkinannya untuk terjadi. Oleh karena tidak mungkin orang hanya membutuhkan pakaian saja, atau hanya makanan saja. Jika digambarkan pada kurva akan tampak sebagai berikut. 

Kurva Batas Kemungkinan Produksi

Berdasarkan contoh tersebut, konsep batas kemungkinan produksi mengungkapkan tiga konsep, yaitu keterbatasan (scarcity), pilihan (choice), dan biaya kesempatan (opportunity cost). Keterbatasan ditunjukkan oleh kombinasi yang tidak dapat dicapai di atas garis batas; pilihan ditunjukkan oleh kebutuhan untuk memilih dari sekian titik-titik alternatif yang dapat dicapai sepanjang garis batas; dan biaya oportunitas diperlihatkan oleh kemiringan batas tersebut ke kanan bawah. Artinya, satu jenis barang dapat diproduksi lebih banyak hanya jika barang lain diproduksi lebih sedikit.

Related Posts

Postingan populer dari blog ini

Alat, Pembayaran, Pengaman, Uang Rupiah, Mata Uang, Bank Indonesia,

Energi Terbarukan, Sumber Energi Terbarukan, Energi Baru Terbarukan, Definisi Energi Terbarukan, Perbedaan energi terbarukan dengan energi fosil

Modal Usaha yang Dibutuhkan, Model Bisnis Panel Surya, Strategi Pemasaran yang Efektif, Tips Sukses Memulai Usaha Panel Surya